![]() |
| Pemkab dan Forkopimda Asahan mengikuti rakor pengendalian inflasi bersama Mendagri secara virtual. (foto/ist) |
Di Kabupaten Asahan, rakor ini diikuti oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, bersama Wakil Bupati Rianto, Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, dan Kepala Kejaksaan Negeri Asahan. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut mencerminkan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung langkah strategis pengendalian inflasi.
Bupati Asahan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Menurutnya, Pemkab Asahan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah menyiapkan langkah konkret guna menekan laju inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman.
Dalam arahannya, Mendagri Tito mengingatkan agar kepala daerah berhati-hati menyelenggarakan kegiatan seremonial di tengah situasi sosial yang sensitif. Ia menekankan pentingnya menghindari kegiatan berlebihan, seperti pesta atau hiburan musik, yang dapat memicu reaksi negatif masyarakat.
Tito menyarankan agar peringatan ulang tahun daerah maupun kegiatan kedinasan dilaksanakan secara sederhana, misalnya dengan doa bersama, tumpengan, atau pemberian santunan kepada anak yatim dan warga kurang mampu, sebagai bentuk empati dan menjaga kepercayaan publik.
Rakor tersebut juga menghadirkan pimpinan Badan Pangan Nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, serta Perum Bulog. Ketiga lembaga memaparkan kondisi terkini ketersediaan pangan nasional, perkembangan data inflasi, dan strategi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh daerah.
Melalui rakor ini, diharapkan upaya pengendalian inflasi semakin efektif dan terarah, tidak hanya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.[ismanto panjaitan]
