![]() |
| Lokasi kebakaran masih dalam tahap pendinginan dan pengawasan kepolisian. (foto/ist) |
Kobaran api membesar dalam waktu singkat, menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat hingga radius jauh. Menurut saksi mata, sempat terdengar beberapa kali suara ledakan dari dalam area pabrik. Aroma menyengat pembakaran karet pun menyelimuti kawasan sekitar lokasi kejadian.
Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan mengerahkan belasan unit mobil pemadam ke lokasi. Namun, petugas menghadapi kendala besar di lapangan.
Terdapat material mudah terbakar tumpukan bahan baku karet di bagian produksi membuat api sulit dijinakkan, luas bangunan yang menyebabkan besarnya skala api memaksa petugas melakukan penyemprotan dari berbagai sisi bangunan secara bergantian dan kerumunan warga yang menyaksikan kejadian sempat menghambat akses dan memacetkan arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso.
Saat kebakaran terjadi, sejumlah karyawan yang masih berada di lokasi segera berhamburan menyelamatkan diri. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan bersama tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan telah tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengumpulkan keterangan saksi.
"Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada faktor teknis, namun tim masih melakukan olah TKP untuk kesimpulan resmi," ujar pihak berwenang di lokasi.
Guna memastikan kelancaran pemadaman dan keamanan warga, akses jalan di sekitar lokasi ditutup sementara. Penutupan ini sempat menyebabkan kemacetan total, terutama bagi kendaraan logistik yang melintasi jalur utama tersebut. Aktivitas di beberapa pabrik sekitar kawasan industri juga sempat terhenti sementara untuk mengantisipasi perambatan api. [tan]
