Wali Kota Medan Dorong Bapenda Percepat Digitalisasi Pajak untuk Optimalkan PAD

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk terus memperkuat kekompakan dan melakuka

Editor: Admin
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto/ist)
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk terus memperkuat kekompakan dan melakukan transformasi menuju digitalisasi pelayanan pajak guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri kegiatan Bapenda Peduli dan Buka Puasa Bersama di Kantor Bapenda Kota Medan, Rabu (4/3/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan Benny Iskandar, Plt Kepala DPMPTSP Kota Medan Wan Azmi, serta Camat Medan Johor Bachtiar Rivai Nasution.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa soliditas tim menjadi kunci utama keberhasilan sebuah instansi. Ia meminta seluruh jajaran Bapenda segera merapatkan barisan dan bekerja lebih maksimal, terutama setelah adanya pergantian sejumlah pejabat struktural di lingkungan Bapenda.

“Ini baru saja ada banyak pergantian sebagai bagian dari regenerasi. Setelah pergantian ini, saya ingin rekan-rekan Bapenda bekerja lebih cepat, semangat, solid, kompak, dan kuat. Semua ini bukan hanya untuk Bapenda atau Pemko Medan, tetapi untuk masyarakat Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Rico Waas juga menyoroti pentingnya percepatan pemanfaatan teknologi dalam sistem pelayanan pajak daerah. Ia mendorong Bapenda Kota Medan untuk mengembangkan sistem pembayaran pajak berbasis digital agar lebih transparan, cepat, dan akurat.

Ia mencontohkan sistem Cortex yang digunakan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dalam layanan pembayaran pajak secara online.

“Saya melihat sekarang pembayaran pajak di Direktorat Jenderal Pajak sudah menggunakan sistem Cortex dan dilakukan secara online. Ke depan saya minta Bapenda Kota Medan juga mengarah ke sistem pembayaran pajak yang sepenuhnya online, sehingga semuanya menjadi lebih jelas, cepat, dan tepat sasaran,” katanya.

Selain mempermudah layanan kepada wajib pajak, penggunaan teknologi juga dinilai dapat meningkatkan pengawasan terhadap potensi pajak daerah, khususnya dari sektor usaha di Kota Medan.

“Gunakan teknologi sebaik-baiknya agar fungsi pengawasan dan pelayanan dapat berjalan secara optimal,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Rico Waas juga mengimbau masyarakat Kota Medan untuk taat membayar pajak tepat waktu karena pajak yang dibayarkan akan digunakan untuk mendukung pembangunan kota.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali untuk pembangunan Kota Medan. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi di lingkungan Bapenda.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru, serta kegiatan bakti sosial berupa penyerahan santunan dan paket sembako kepada kaum dhuafa.

“Ada 1.050 paket sembako yang kami siapkan. Pada sore hari ini kami menyerahkan sebanyak 50 paket secara simbolis, sedangkan sisanya akan disalurkan melalui ASN dan PPPK di lingkungan Bapenda Kota Medan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada kaum dhuafa, tausiah keagamaan, serta ditutup dengan buka puasa bersama. [eko brahma]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com