![]() |
| Ahmad Fikri Assegaf Maju di Munas IV PERADI RBA 2026. (foto/ist) |
Gagasan tersebut dituangkan dalam dokumen visi-misi berbentuk “buku putih” yang telah diserahkan kepada panitia Munas.
Fikri menekankan pentingnya pembaruan organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan anggota serta mampu menjawab tantangan profesi hukum di era global.
“Organisasi advokat tidak hanya menjadi wadah administratif, tetapi harus menjadi pusat layanan profesional yang meningkatkan kualitas advokat,” ujarnya.
Dalam programnya, Fikri menawarkan sejumlah agenda strategis, di antaranya digitalisasi layanan anggota, penguatan kode etik profesi, serta peningkatan peran advokat dalam reformasi hukum nasional.
Ia juga menginisiasi program Advokat Next Generation yang berfokus pada pembinaan advokat muda melalui mentoring, pelatihan khusus, dan penyediaan direktori advokat.
Menurutnya, keterlibatan advokat muda akan menjadi kunci lahirnya organisasi yang dinamis dan siap menghadapi masa depan. “PERADI RBA ke depan harus diisi oleh advokat muda yang berkualitas dan memiliki semangat perubahan,” katanya.
Fikri menilai konsolidasi internal organisasi serta peningkatan pelayanan kepada anggota menjadi prioritas utama. Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran organisasi advokat dalam menjaga rule of law serta memberikan perlindungan kepada advokat dalam menjalankan profesinya.
“Organisasi advokat harus hadir membela anggotanya, termasuk ketika menghadapi kriminalisasi dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa penegakan kode etik tidak hanya dilakukan saat terjadi pelanggaran, tetapi juga melalui program pembinaan berkelanjutan untuk menjaga integritas profesi.
Dari sisi akademik, Ahmad Fikri Assegaf merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Cornell Law School, Amerika Serikat.
Dalam kariernya, ia telah berkiprah lebih dari dua dekade sebagai advokat dan aktif dalam berbagai forum pendidikan serta pengembangan profesi hukum.
Di bidang organisasi, Fikri pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI, yang memperkuat kapasitasnya dalam kepemimpinan dan pengambilan kebijakan strategis.
Munas IV PERADI RBA menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Pemilihan Ketua Umum dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 10.00–16.00 WIB, dengan mekanisme pemungutan suara melalui email terdaftar anggota.
Sejumlah kandidat disebut akan meramaikan kontestasi, namun Ahmad Fikri Assegaf dinilai memiliki kombinasi pengalaman, visi reformasi, dan kapasitas kepemimpinan.
Dukungan juga datang dari berbagai daerah, termasuk DPC PERADI RBA Kota Bandung yang menyatakan komitmen untuk mendukung pencalonannya dalam Munas tersebut.
Dengan latar belakang pendidikan internasional dan gagasan modernisasi organisasi, Ahmad Fikri Assegaf menawarkan arah baru bagi PERADI RBA. Keputusan akhir kini berada di tangan para anggota untuk menentukan kepemimpinan organisasi advokat ke depan. [ss/subari]
