Kinerja Direksi PUD Pasar Medan Disorot, Massa Desak Wali Kota Rico Waas Evaluasi dan Copot Dirut

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang-Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Senin (20/4/2026), menyorot

Editor: Admin
Puluhan massa menggelar aksi di halaman Balai Kota Medan, Senin (20/4), menuntut evaluasi kinerja Direksi PUD Pasar Kota Medan. (Foto: Ist)
MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang-Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Senin (20/4/2026), menyoroti kinerja 100 hari Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk bertuliskan “Evaluasi 100 Hari Kerja Direksi PUD Pasar, Copot Dirut PUD Pasar Medan”. Mereka mendesak Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi.

“Kami meminta Wali Kota Medan segera mengevaluasi total kinerja Direksi PUD Pasar Kota Medan dalam masa 100 hari kerjanya,” ujar massa dalam orasi.

Koordinator aksi, Diga, menyebut pihaknya menemukan dugaan praktik gratifikasi yang menyeret Direktur PUD Pasar Kota Medan. Dugaan tersebut, kata dia, berkaitan dengan pembatalan kerja sama secara sepihak dengan pihak ketiga, yang kemudian dialihkan ke pihak lain.

“Ada dugaan aliran dana dari pihak ketiga yang baru. Ini harus segera ditelusuri sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Atas dasar itu, massa meminta Wali Kota Medan mengambil sikap tegas, termasuk kemungkinan pencopotan Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan. “Kami minta sikap tegas Wali Kota Medan, bila perlu copot Dirut,” teriak massa.

Selain itu, massa juga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan gratifikasi tersebut. Mereka menilai kebijakan kerja sama dengan pihak ketiga telah menimbulkan kegaduhan di kalangan pedagang.

Tak hanya itu, massa turut meminta DPRD Kota Medan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi kinerja direksi PUD Pasar, terutama terkait kebijakan yang dinilai kontroversial dan memicu konflik.

Aksi tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Pemerintah Kota Medan belum menemui massa aksi.

Sebagai informasi, Wali Kota Medan Rico Waas telah menetapkan Anggia Ramadhan, sebagai Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan sejak 5 Januari 2026. Sementara posisi Direktur Operasional dijabat Agus Syahputra, Direktur Administrasi dan Keuangan oleh Bobby Octavianus Zulkarnain, serta Direktur Pengembangan dan SDM oleh Rudiansyah. [romulo]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com