Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP PKK Simalungun Kunjungi RRABK dan Dorong Perhatian Anak Disabilitas

Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu,

Editor: Admin

Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP PKK Simalungun Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih Kunjungi RRABK. (foto/ist)


SIMALUNGUN – Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (RRABK) di Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran Hj. Darmawati disambut Ketua Yayasan RRABK, Erlina Srihawani Sinaga, bersama pengurus, orang tua, serta anak-anak berkebutuhan khusus yang menjadi binaan.

Erlina menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, mengingat kunjungan tersebut merupakan kali kedua dilakukan oleh Ketua TP PKK Simalungun. Ia menjelaskan, saat ini RRABK membina sekitar 500 anak, dengan 57 anak hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap ke depan semakin banyak dukungan dan program pemerintah untuk membantu pengembangan kreativitas anak disabilitas agar mereka lebih mandiri,” ujarnya.

Dalam arahannya, Hj. Darmawati menegaskan bahwa tema Hari Posyandu Nasional 2026, “Posyandu Kuat, Indonesia Sehat dan Hebat”, harus dimaknai dengan tidak adanya anak yang tertinggal, termasuk anak berkebutuhan khusus. “Tidak ada satu anak pun yang boleh tertinggal, termasuk anak-anak istimewa yang membutuhkan terapi di RRABK ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan masyarakat, sementara RRABK berperan sebagai pusat pendampingan dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus. Karena itu, sinergi keduanya perlu terus diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Darmawati juga memperkenalkan program “Tiga Kilas ABK” sebagai panduan bagi kader Posyandu dan Dasawisma. Program ini meliputi deteksi dini tumbuh kembang anak, pelaporan data secara akurat melalui sistem pendataan, serta rujukan dan pendampingan anak ke RRABK hingga mandiri.

Menurutnya, validasi data yang tepat sangat penting agar bantuan pemerintah, seperti alat bantu jalan, alat bantu dengar, hingga dukungan anggaran terapi, dapat disalurkan tepat sasaran.

Ia juga memberikan motivasi kepada para orang tua agar tidak merasa minder atas kondisi anak. “Jangan malu dan jangan disembunyikan. Anak-anak istimewa adalah amanah yang harus kita muliakan bersama,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan bantuan berupa alat timbang badan, alat pengukur tekanan darah, serta paket sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Simalungun.

Turut hadir mendampingi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Eva Tambunan, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperkuat layanan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus serta meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di daerah. [zai]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com